Senin, 14 Desember 2015

Nyamuk

Nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia  - Kubiarkan nyamuk betina itu hinggap tidak sopan di lututku. Bulu-bulu yang tumbuh lebat di situ terganggu geli, saat kaki-kaki tidak tebal mahluk noktah hitam-putih itu menginjakinya. Kubayangkan saat jarum yang mencuat dari mulutnya seperti pipet tajam ; menusuk, sedot rakus darah milikku. Pencuri mini yang, sumpah untuk apapun, kubenci 1/2 mati. Kubiarkan dia hisap, telan dengan lahap kentalnya darahku.

Waktu kelak perutnya membuncit, gemuk di isi cairan amis merah itu, kutunggu hingga dia terbang sempoyongan, mabuk senang dengan kelezatan anyir yang kuberi gratis. Lantas, “Tasssh!! ”, kutepuk dia sampi remuk, penyet tidak berupa. Hingga darah di perutnya muncrat, lumer tercampur pecahan tubuhnya sendiri, di tanganku yang berdenyut nikmat lantaran pedih balas dendam. “Tak ada yang gratis, kawan, ” pekikku. “Kuajari kau langkah menghormati hak punya orang lain, walaupun harga yang perlu kau bayar yaitu dengan mati naas di tanganku! ”. Kugaruk betisku takzim, haru yang bercampur dengan semburat gatal—penghormatan paling akhir yang kuberi pada jasadnya yang tidak lagi dikenali.

Kamis, 03 Desember 2015

indrie barbie

16 Januari 2012. Wuih.. masih muda berusia 17 tahun, berparas cantik, berbakat, bernyali besar, bemotivasi tinggi, dan pantang menyerah, itulah kesan yang terlintas jika bro pernah bertemu dengan wanita bernama Indri Barbie. Ia adalah seorang lady biker atau seorang lady dragster (pembalap drag bike) yang pertama di Indonesia. Di temui saat event Drag Bike Bulungan Cup XIII hari Sabtu 14 Januari 2012 yang lalu, akhirnya Indri Barbie dragster asal team privateer yang bernama Wahana Baru Motor, Bandung ini menceritakan betapa asiknya balapan drag bike. Indri mengaku baru mulai mengawali karier balapnya dalam ajang drag bike pada bulan Maret 2011 yang lalu.

Menurutnya drag bike itu benar-benar olahraga yang asyik, seru, menantang, dan pastinya bisa memicu adrenalin, jika dibanding dengan olahraga lainnya. Indri Barbie, Lady Dragster Indonesia 17 tahun Indri mengaku sudah pernah mengikuti beberapa kejuaraan drag bike di beberapa kota seperti Klaten, Bandung, Cimahi. Sebagai anak tunggal, gadis kelahiran Bandung 25 Agustus 1994 ini mendapat dukungan penuh dan restu dari kedua orang tuanya. “Untungnya bapak sama ibu sangat mendukung aku balapan, jadi aku balapannya tanpa beban.

Ada teman aku di Bandung, dia juga cewek yang punya hobby balap, jangankan balapan, mau nonton balap aja gak di boleh sama ortunya,” kata Indri Barbie. Pada event Drag Bike 201m Bulungan Cup XIII 2012 kemarin Indri Barbie yang masih duduk di kelas 3 SMU Pahlawan Toha, Bandung berhasil menempati posisi ke-5 Kelas Matic TU s/d 115 cc (pelajar). 1. 237 / Hardiawan / Bandung / Wahana Baru Motor Bandung / Yamaha Mio / 08.697 2. 268 / Vi Men / Jakarta Nano Nano Yong Motor / Yamaha Mio / 08.866 3. 353 / Muhammad Faisal / Bekasi / Hatori Racing Team / Yamaha Mio / 09.009 4. 317 / Ivan Bangun / Surabaya / Privateer / Honda Beat / 09.054 5. 242 / Indri Barbie / Bandung / Wahana Baru Motor Bandung / Yamaha Mio / 09.188 “Kedepannya sih aku berharap bisa menjadi yang tercepat di lintasan, dan mudah-mudahan ada sponsor yang mau menggandeng aku.” tutup Indri seusai balap. Oke deh.. selamat ya buat Indri, tetap pacu terus motor dan semangatmu, dan jangan mau kalah sama pebalap atau dragster cowo.